Senin, 11 Januari 2016

Image result for anak indigo


ANAK INDIGO

Boleh percaya atau tidak, sebagian dari kita dilahirkan memiliki kemampuan di atas rata-rata. Berbeda dengan kisah superhero di komik-komik, kemampuan yang dimiliki ini lebih mengarah kepada hal-hal spiritual dan supranatural. Secara universal, mereka yang terlahir dengan kemampuan ini disebut dengan indigo.

Sampai saat ini, ilmu pengetahuan masih belum dapat sepenuhnya memahami fenomena indigo. Sebagian orang berusaha mencari jawabannya, sebagian lagi menolaknya dan menganggapnya mengada-ada. Yang jelas, keberadaan anak indigo selalu menimbulkan pertanyaan mengenai batas-batas antara sains dan metafisika.

Indigo berasal dari bahasa Spanyol yang berarti warna nila. Konsep ini pertama kali dikemukakan oleh Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Ia kemudian menerbitkan buku berjudul 'Understanding Your Life Through Color' pada tahun 1982. Dalam bukunya tersebut, Tappe menjelaskan bahwa ia menyadari ada banyak anak yang lahir dengan aura 'indigo'.

Aura merupakan energi elektromagnetic yang berputar mengelilingi tubuh. Energi ini tergambar dalam aneka warna yang beragam dan dapat dilihat melalui pemeriksaan Aura Video Station atau ESP (Extra Sensory perception). Masing-masing warna menggambarkan kondisi mental yang berbeda. Warna indigo merupakan representasi kondisi mental yang bersifat spiritual.

"Anak indigo terlahir dengan kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Kemampuan spiritualnya bisa bermacam-macam dan berbeda dengan teman sebayanya," kata dr Erwin Kusuma SpKJ (K), psikiater dari RSPAD Gatot Subroto ketika berbincang dengan detikHealth seperti ditulis, Rabu (3/10/2012).

Lebih lanjut lagi, dr Erwin menerangkan bahwa kemampuan spiritual tersebut meliputi kemampuan untuk melihat masa depan, melihat masa lampau, telepati, membaca pikiran, bahkan melihat hal-hal yang gaib seperti hantu, makhluk halus dan hal-hal supranatural lainnya. Tak jarang orang menyebut orang indigo sebagai orang yang memiliki indera keenam.

Padahal menurut dr Erwin, pemahaman mengenai indigo tidak sedangkal itu. Untuk dapat disebut sebagai indigo, seseorang harus memiliki kecerdasan yang tinggi dan kemampuan spiritual yang baik. Anak indigo memiliki kemampuan pemahaman yang melebihi anak-anak seusianya. Namun ia juga memiliki kemampuan spiritual yang tinggi.

"Kalau memiliki kecerdasan yang tinggi, anak itu dikatakan gifted. Kalau hanya memiliki kemampuan spiritual, maka ia disebut cenayang. Anak indigo memiliki kecerdasan yang tinggi dan kemampuan spiritual, oleh karena itu ia disebut talented atau berbakat istimewa," jelas dr Erwin yang juga menjabat sebagai penasihat Yayasan Peduli Pendidikan Anak Indigo (YPPAI) ini.

Dr Erwin tidak memungkiri bahwa konsep indigo yang besifat spiritual ini banyak disalahpahami. Meskipun sudah ada banyak penelitian mengenai indigo saat ini, masih banyak para ahli yang menganggap kemampuan yang dimiliki orang indigo merupakan halusinasi atau gangguan lain yang perlu disembuhkan.

Padahal indigo bukanlah kelainan dan tidak dapat dihilangkan. Pada halusinasi, gangguan yang dialami tidak sesuai dengan realitas. Namun pada orang indigo, seringkali kemampuan spiritualnya ini dikonfirmasi oleh bukti-bukti nyata yang mendukung. Misalnya pada beberapa kasus anak-anak indigo yang memiliki bayangan sesuatu yang akan terjadi, ternyata bayangannya tersebut benar-benar terjadi.

"Sifat-sifat anak indigo bukan merupakan gejala penyakit, maka tidak akan tercantum dalam daftar penyakit yang dirilis WHO. Tidak perlu dilakukan terapi, hanya pembinaan untuk dirinya, orangtua dan gurunya yang belum mengerti tentang anak indigo," jelas dr Erwin. (pah/ir)
Putro Agus Harnowo - detikHealth

Jakarta, Selama ini anak indigo selalu identik dengan kelebihannya yang bisa melihat makhluk halus atau membaca masa depan. Tapi sebenarnya apa saja ciri-ciri yang dimiliki oleh anak indigo?

Anak indigo seringkali disebut sebagai anak nila yaitu istilah yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan seorang anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial dan tidak biasa.

Anak indigo terlahir dengan kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi.

"Kalau memiliki kecerdasan yang tinggi, anak itu dikatakan gifted. Kalau hanya memiliki kemampuan spiritual, maka ia disebut cenayang. Anak indigo memiliki kecerdasan yang tinggi dan kemampuan spiritual, oleh karena itu ia disebut talented atau berbakat istimewa," jelas dr Erwin yang juga menjabat sebagai penasihat Yayasan Peduli Pendidikan Anak Indigo (YPPAI) ini.

Sementara menurut dr Suzy Yusnadewi, SpKJ, psikiater anak dari Klinik Talenta Center, pada umumnya tidak ada yang salah dengan anak indigo, karena anak-anak ini juga terbilang normal hanya saja ia berbeda. Perbedaan ini terletak pada kemampuan lebih yang dimiliki oleh anak-anak indigo.

"Anak indigo adalah anak berkebutuhan khusus dan berkarakteristik khusus dengan perilaku berbeda," ujar dr Suzy saat dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (3/10/2012).

dr Suzy menuturkan anak-anak indigo cenderung memiliki sifat yang menyendiri, berhalusinasi dan sulit bersosialisasi. Ada yang mengkategorikan anak indigo mirip dengan schizofrenia, tapi secara kognitif atau daya pikir kecerdasan dia normal.

"Karena dia punya perilaku berbeda atau biasa orang sebut indera keenam, anak indigo biasanya bisa melihat makhluk halus atau peristiwa yang akan datang, tapi secara medis itu masih kontroversi," ujar dr Suzy yang juga praktek di RSJ Grogol.

dr Suzy menuturkan ada beberapa ciri yang biasa dimiliki oleh anak indigo yaitu:

1. Memiliki kemampuan di luar akal sehat
2. Punya pemikiran sendiri
3. Sering tidak bisa atau sulit untuk konsentrasi
4. Suka mengkhayal
5. Sering diam
6. Bisa menceritakan suatu hal secara detail meski dia tidak mengalaminya, misalnya ia bisa menceritakan temannya secara detail tapi saat bertemu secara nyata dengan temannya itu ia tidak bisa akrab.

Sementara itu dalam buku How To Raise An Indigo Child karangan Barbara Condron, ada beberapa hal yang menjadi ciri khas dari anak indigo yaitu:

1. Memiliki kemampuan tajam untuk mengamati dengan daya ingat yang sangat baik.
2. Mampu mengorganisasi dan mendata informasi dengan sangat cepat.
3. Bersifat kreatif dan cerdas.
4. Lebih menyukai cara sendiri dalam mempelajari sesuatu, menggabungkan berbagai jenis informasi dengan cara yang inovatif serta kreatif.
5. Ingin mengalami langsung suatu kejadian atau hal dan bukan sekadar membicarakan.
6. Harus tertarik pada sesuatu untuk memusatkan perhatiannya, dan bila sudah tertarik maka ia akan memiliki energi yang tiada batas.
7. Memiliki rasa harga diri dan integritas yang kuat serta sangat peka.
8. Energi yang berlebihan menyebabkan perhatiannya cepat teralih.
9. Mudah merasa bosan.
10. Membutuhkan orang dewasa yang stabil secara emosional dan senantiasa membimbing anak Indigo dengan penuh kasih sayang. (ver/ir)

Ulasan Khas Fenomena Ganjil Anak Indigo

Tak Cuma Anak Indigo, Orang Biasa pun Bisa Rasakan Indra Keenam

AN Uyung Pramudiarja,Vera Farah Bararah - detikHealth

Jakarta, Selain panca indra, pada beberapa orang tertentu ada yang memiliki tambahan indra dan seringkali disebut indra keenam atau sixth sense atau ESP (Extra Sensory Perception) yang kebanyakan sudah dimiliki anak indigo sejak lahir.

"Anak-anak seperti itu akan dimasukkan dalam kategori gifted child, jadi itu suatu berkat dan itu tidak bisa dipelajari," ujar Dr Andri, SpKJ, saat dihubungi detikHealth, dan ditulis Rabu (3/10/2012).

Tapi sebenarnya tak cuma anak indigo yang bisa merasakan indra keenam. Panca indra manusia jika diolah semaksimal mungkin maka akan bisa mengasah kemampuan indra keenam seseorang.

Seperti menurut penulis buku 'Misteri Indra Keenam pada Anak' Zen F Hawka, apabila ke-5 indra manusia yaitu mata sebagai indra penglihatan, hidung sebagai indra penciuman, kulit sebagai indra peraba, telinga sebagai indra pendengaran dan mulut sebagai indra pengecap difungsikan secara maksimal, pada akhirnya akan membentuk indra keenam yaitu kemampuan di luar batas normal manusia.

Jadi jangan heran kalau sebenarnya manusia biasa juga sering mengalami kejadian indra keenam bukan cuma anak indigo. Namun karena dinilai tak masuk akal, seringkali tanda-tanda awal ESP (Extra Sensory Perception) itu diabaikan.

Contoh kemampuan indra keenam yang sering diabaikan orang seperti dikutip dari buku Misteri Indra Keenam pada Anak karangan Zen F Hawka adalah:

1. Mimpi yang tiba-tiba menjadi kenyataan.
2. Merasa ada sesuatu di sekitarnya dan tiba-tiba merasa merinding atau bulu romanya berdiri, padahal ia tahu saat itu sedang sendirian.
3. Merasa diperhatikan oleh seseorang dari kejauhan, padahal pada saat itu tidak ada seorang pun yang memperhatikan keberadaan dirinya.
4. Deja Vu, yaitu merasa seolah-olah apa yang terjadi pada saat itu pernah ia alami sebelumnya.
5. Saat memperhatikan suatu benda dalam waktu cukup lama tanpa berkedip, akan muncul cahaya yang seakan-akan menyelimuti benda tersebut.
6. Ilusi, yaitu pengalaman seperti melihat sekelebat bayangan begitu nyata namun ketika disadari ternyata tidak ada seorang pun di sekitarnya.
7. Merasakan adanya kecocokan atau ketidakcocokan dengan orang yang pertama kali dijumpai.
8. Pengalaman mati suri.
9. Merasakan kehadiran seseorang atau sesuatu, padahal saat bersamaan masih belum ada tanda-tanda fisik berupa kehadiran orang atau sesuatu yang dimaksud.

Pengalaman semacam ini merupakan bagian dari wujud potensi indra keenam yang masih belum diasah. Namun banyak juga yang sengaja menghilangkangkan atau mengabaikan karena ketidaktahuan atau ketidakpedulian.

"Hilangnya potensi indra keenam dalam diri manusia salah satu penyebabnya karena malas membuka mata hati," kata Zen F Hawka. (ver/ir)

SUMBER : http://sudhammacaro.blogspot.co.id/
PIC : ciricara.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar